Tak ada
Tak Ada Hitam Yang Lekam
Tak Ada Putih Yang Bersih
Tak Ada Setitik Memori terekam
Tak Ada Symphony Tak Pedih
Pedih, Perih, sakit
Jutaan jarak Jadi Rumit
Panjang kaki Kini Sebatas Tumit
Sedangkan Impian Bisa Sejengkal langit
Embun dari Tetesan Api Kian Berkelit
Mengapa Jadi Sulit, Mengapa Jadi Sakit
Tak Ada, Tetap Tiada, Atau Adanya
Karna Aku Bukan Tiada, walau tak berada
Ambil Selaras Pena
Tarik Secawan Tinta
Tulis Tanpa Rasa Murka
Tiada Rasa, Tetap Tak Ada
Maulana (BLF)
Cirebon 9 Juli 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar