Tanggan kecil gemetar takkaruan
Bagai rumput yang resah karna ada hujan
Berlari - lari ia ketepian
Meski harus melepas ribuan angan
Wajahnya terlihat pucat pasi
Walau tuk sesuap nasi
Ia petik gitar kecilnya dengan Berani
sabar sabar sabar adalah gurunya kini
Hingga suatu hari
Terhempaslah tubuh mungilnya ke bumi
Dari sebuah pintu kecil metromini
dan budi tetap bangkit dan terus berjuang hingga kini
BY : MAULANA (BLF)
(15 SEPTEMBER 2010)
Bagai rumput yang resah karna ada hujan
Berlari - lari ia ketepian
Meski harus melepas ribuan angan
Wajahnya terlihat pucat pasi
Walau tuk sesuap nasi
Ia petik gitar kecilnya dengan Berani
sabar sabar sabar adalah gurunya kini
Hingga suatu hari
Terhempaslah tubuh mungilnya ke bumi
Dari sebuah pintu kecil metromini
dan budi tetap bangkit dan terus berjuang hingga kini
BY : MAULANA (BLF)
(15 SEPTEMBER 2010)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar